Kanker Hati
Kanker hati merupakan pertumbuhan sel kanker di organ hati secara abnormal,
pertumbuhan kanker pada bagian hati ini menyebabkan beberapa komplikasi terhadap organ lain. Hati merupakan organ sekresi dalam tubuh dimana fungsinya adalah sebagai penyeimbang dan mengeluarkan amonia berbentuk cairan dan menyimpan vitamin dalam tubuh, kanker bersifat farasit yaitu salah satu pertumbuhan sel yang merugikan jaringan lain seperti menyumbat sirkulasi darah, menyerap semua nutrisi yang dikonsumsi oleh penderita untuk pertumbuhannya. Selain itu kanker yang tumbuh di organ hati juga dapat menyebabkan kerusakan hati seperti radang hati dan pengeroposan hati.
Tanda-Tanda Kanker Hati
- Mual
- Adanya massa di sebelah kanan atas perut.
- Tangan dan kaki membengkak.
- Lemah, hilang nafsu makan, penurunan berat badan, demam, dan menggigil.
- Kulit dan putih mata menguning.
- Feses berwarna kehitaman dan urin berwarna seperti air teh.
Pilihan Obat Kanker Hati
Selain pengobatan kanker secara medis, ada pula obat kanker alami yang dapat mengatasi penyakit kanker hati. Sarang Semut (Myrmecodia pendans) merupakan tanaman yang berasal dari belantara hutan Papua yang secara tradisional telah digunakan oleh penduduk asli Papua untuk mengobati berbagai penyakit secara turun-temurun. Dan sekarang banyak diminati sebagai salah satu metode pengobatan kanker yang ampuh.
Hasil penelitian modern membuktikan bahwa tanaman ini mengandung senyawa aktif penting seperti flavonoid, tokoferol, polifenol, dan kaya akan berbagai mineral penting yang berguna sebagai anti-oksidan dan anti-kanker sehingga sangat tepat digunakan sebagai obat kanker dan tumor, ujar Dr M. Ahkam Subroto, Ahli Peneliti Utama dari Pusat Bioteknologi LIPI.
Flavonoid dalam tubuh manusia berfungsi sebagai antioksidan sehingga sangat baik sebagai pencegah dan obat kanker. Banyak mekanisme kerja dari flavonoid yang sudah terungkap, diantaranya:
- Inaktivasi karsinogen
Menonaktifkan zat aktif yang menjadi penyebab kanker. - Anti-proliferasi
Menghambat proses perbanyakan sel abnormal pada kanker. - Penghambatan siklus sel
Pada kanker, terjadi kegagalan pengendalian dalam siklus pembelahan sel. Dimana sel mengalami pembelahan secara cepat dan terus menerus. Flavonoid bekerja dengan menghambat siklus pembelahan sel yang abnormal (kanker) tersebut. - Induksi apoptosis dan diferensiasi
Merangsang proses bunuh diri sel kanker. - Inhibisi angiogenesis
Menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker yang berperan dalam menyediakan makanan/nutrisi bagi perkembangan sel kanker. Jika sel kanker tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, sel kanker akan mati. - Pembalikan resistensi multi-obat
Flavonoid membantu tubuh terhindar dari resistensi/kebal terhadap obat-obat yang dikonsumsi.
Sarang Semut juga mengandung tokoferol. Penelitian menunjukkan bahwa alfa-tokoferol pada konsentrasi 12 ppm saja telah mampu meredam radikal bebas hingga 96%. Apalagi Sarang Semut yang kaya akan antioksidan tokoferol sampai sekitar 313 ppm.
Kemampuan meredam radikal bebas yang dimilikinya pasti lebih besar lagi. Tidak heran, herbal ini dikenal memiliki reaksi yang cepat dalam membantu menumpas kanker, tumor, dan berbagai bentuk benjolan abnormal lainnya yang bisa menjadi tumor atau kanker.
Dalam uji in vitro, terbukti bahwa Sarang Semut ampuh sebagai obat kanker. Yang membuktikan keampuhan itu adalah Qui Kim Tran dari University National of Hochiminch City dan koleganya Yasuhiro Tezuka, Yuko Harimaya, dan Arjun Hari Banskota. Ketiga orang sejawat Qui itu bekerja di Toyama Medical and Pharmaceutical University.
Dalam penelitiannya, Qui Kim Tran menggunakan Sarang Semut berbobot 2-3 kg yang kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol, dan campuran methanol-air.
Mereka lalu menumbuhkan 3 sel kanker yang sifatnya amat metastasis (mudah menyebar) ke bagian tubuh lain seperti kanker serviks, kanker paru, dan kanker usus.
Masing-masing hasil ekstraksi itu lalu diberikan kepada setiap jenis sel kanker. Hasilnya sungguh menakjubkan, Sarang Semut ternyata mempunyai aktivitas antiproliferasi yang kuat! Yaitu menghambat penyebaran sel-sel kanker, yang bahkan penyebarannya cepat dan abnormal. Dalam banyak kasus yang dilaporkan penderita kanker hati sudah merasakan hasilnya hanya dalam waktu 1-2 bulan saja!
Berbagai informasi di atas selaras dengan respon positif dari para pengguna Sarang Semut. Contohnya Hendro Saputro yang telah memperkenalkan Sarang Semut sebagai tanaman obat sejak tahun 2001 mengungkapkan bahwa mereka yang mengonsumsi herbal ini banyak mendapatkan kesembuhan yang benar-benar tuntas, seperti pada kanker otak, kanker rahim, dan kanker prostat.
Dalam Majalah Natural, ia berkomentar bahwa "Rata-rata yang meminum rebusan Sarang Semut dan mendapatkan hasil setelah seminggu bahkan ada yang 3 hari sudah terlihat hasilnya".
Hal senada juga dirasakan para penderita kanker yang menjadi pengguna Kapsul Mecodia yaitu produk ekstrak Sarang Semut dari Deherba.Com, rata-rata melaporkan sudah mulai merasakan khasiat hanya dalam waktu 1-2 bulan saja!
Bahkan banyak pelanggan yang sudah menjalani pengobatan medis dengan obat-obat kimia, juga memadukannya dengan Mecodia, merasakan proses kesembuhan yang lebih cepat dari pada sebelumnya.
Hal ini cocok dengan komentar Dr Dewata yang dimuat di Majalah Trubus, "Pasien yang memadukan antioksidan dan obat kimia dokter lebih cepat sembuh daripada hanya menggunakan obat kimia."
Ada juga yang sudah menggunakan herbal anti kanker lainnya seperti Noni Juice dan Keladitikus, kemudian mengombinasikannya dengan Sarang Semut dan merasakan hasil yang sama, dimana proses kesembuhan berangsur-angsur lebih cepat terasa!
Tentu saja herbal Sarang Semut ini bisa dijadikan salah satu pilihan terbaik sebagai obat kanker hati, bukan hanya karena faktor ekonomis, tapi juga dalam beberapa kasus kesembuhan dapat diperoleh tanpa harus melalui proses pengobatan yang melelahkan dan menyakitkan seperti pembedahan, kemoterapi, dan tanpa harus mengalami berbagai efek samping negatif lainnya akibat pengobatan medis.
Mengingat penelitian ilmiahnya masih sedikit, tidak menutup kemungkinan kedepan nanti akan ditemukan zat-zat aktif lainnya yang terkandung dalam Sarang Semut yang dapat lebih menjelaskan bagaimana herbal ini dapat memunahkan kanker dengan cepat dan tuntas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar